Sapi Perah Merah

A Ayatullah Nurjati Ayatullah Nurjati
0 Altın Yaprak
Terjerembab dalam kepenatan Kidung surya menyerigaikan kegamangan Bulan memacu hasrat temaram Bintang berpagut segan Langit terikat karam Aku terkulai nelangsa Asa pekat terkulai pasrah Kehidupan sendu terasa Karena kekayaan binal milik mahluk berkerah Aku, mereka, kamu, dia adalah sapi perah Semuanya adalah mahluk merah liar Sementara kucing gedung tersipu gundah Planet biru luruh bergetar Detak waktu yang tersiar, - aksioma dilematis Menggantung mimpi di ufuk mentari Pedang menyayat sadis Kegamangan silih berganti Hidup yang sesat terbitlah sudah Karena telah tinggal di tempat basah Akankah hidup ini terasa cerah? Jawabannya ada di ujung jembatan tol Lho gimana dengan hotel berbintang lima yang berselingkuh dengan aparat Hutan yang diperkosa oleh para penjilat Ubur-ubur yang tergusur lulur - kasur Kententraman alam dihiasi dengan syukur Jakarta 19 Juni 2003

Bu şiire çeviri ekle ·

Bu şiiri puanla

Henüz puan verilmemiş

Yıldıza dokunarak 1–10 arası puan ver

Yorumlar

Yorum yapmak için giriş yapmalısın.

Giriş yap

Bu şiire henüz yorum yapılmamış. İlk sen ol.

Sana daha iyi bir okuma deneyimi sunabilmek için sitemizde çerez kullanıyoruz. Kişisel verilerin KVKK ve GDPR kapsamında işlenir; hangi çerezlere izin verdiğini dilediğin zaman değiştirebilirsin.