Terbungkus Dalam Keabsurdan

A Ayatullah Nurjati Ayatullah Nurjati
0 Altın Yaprak
Refleksi kehidupan yang terjalin dalam kepandiran Semua luluh lantah karena ungkapan Agama yang menyajikan keindahan, - bercermin melalui kekerasan Dimanakah asa yang menyajikan sebuah perdamaian Angkat kesombongan yang sinergi dengan gayung kekuatan absolut Perang menjajikan sebuah untaian makna dan jalinan aral Salahkah jika aku mengatakan bahwa itu ulah para politikus seniman Yang membawakan asa biru untuk para pengemis penghasut Atas nama agama yang sakral Peluh yang menetes pada setiap jalinan kekuatan Sirna saat mereka mengangkat itu lewat agama Salahkah jika aku mengatakan itu semua adalah durjana Penyajian para penguasa lalim yang berorasi lewat kelaparan Einstein menangis dan berpagut dalam kegamangan Karena semua penguasa menggunakan kebobrokan budinya Einstein tertipu oleh mahligai janji-janji atas nama keindahan Jadi, bukan karena agama, negara. Akan tetapi karena oknumnya 12.30 Malam. Ciputat,20 April 2003

Bu şiire çeviri ekle ·

Bu şiiri puanla

Henüz puan verilmemiş

Yıldıza dokunarak 1–10 arası puan ver

Yorumlar

Yorum yapmak için giriş yapmalısın.

Giriş yap

Bu şiire henüz yorum yapılmamış. İlk sen ol.

Sana daha iyi bir okuma deneyimi sunabilmek için sitemizde çerez kullanıyoruz. Kişisel verilerin KVKK ve GDPR kapsamında işlenir; hangi çerezlere izin verdiğini dilediğin zaman değiştirebilirsin.